Ada Kejutan di Java Jazz Festival Tahun ini

Perhelatan festival musik jazz terbesar di Indonesia, Jakarta Internasional Java Jazz Festival (JJF) akan kembali digelar pada 6,7, dan 8 Maret di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. Berbeda dengan pagelaran sebelumnya, JJF 2015 dipastikan akan banyak membawa nama-nama baru. Nama-nama baru tersebut adalah para musisi yang belum pernah tampil di pagelaran JJF terdahulu, seperti Kenny Lattimore, Naturally 7, Meshel Ndegeocello, Brad Mehldau & Mark Guliana, Alain Caron, Gregorie Maret, Christina Perri, Chris Botti, serta Jessie J.

“Beragam musisi percampuran antara musik jazz dan genre musik lain, tujuannya adalah memberikan edukasi bagi mereka yang datang, bukan hanya pecinta jazz, namun secara tidak langsung akan menyaksikan musik jazz itu sendiri,” ujar Eki Puradiredja, koordinator tim JJF, saat ditemui dalam konferensi pers yang digelar Rabu (21/1), di Airman Place, Sultan Hotel, Jakarta Pusat.

Tak hanya kehadiran musisi-musisi mancanegara, JJF 2015 akan menghadirkan 17 panggung, dengan 60 pertunjukkan/hari, dengan kehadiran 90-100 musisi Indonesia. Para musisi Indonesia tersebut adalah Sheila on 7, Kahitna, Tulus, Rini Wulandari, 3 Diva, Ruth Sahanaya, Yura Yunita, Teza Sumendra, Petra Sihombing, Reza Artamevia, serta The Overtunes, dan masih banyak yang lainnya yang akan segera di umumkan dalam konferensi pers kedua nanti.

Setelah sukses menyelenggarakan JJF dalam satu dekadenya, Java Festival Production, selaku promotor acara, memastikan akan membawa kembali euphoria tersebut, dengan mengangkat tema baru dalam pagelarannya yang ke-11. “Tahun lalu kami coba mengenalkan Indonesia lewat Batik dan Wayang, tahun ini giliran Barong Bali,” ujar Dewi Ghonta, Direktur Utama Java Festival Production (JFP).

Desain logo Barong Bali yang dibuat berwarna, bertujuan untuk menggambarkan budaya Indonesia yang begitu kaya dan beragam, serta mewakili semangat generasi muda dalam dunia musik. Hal itu nampaknya sejalan dengan tagline baru yang diusung sebagai “Exploring Indonesia”.

Harga tiket yang sudah bisa dibeli secara online, dimulai dari Rp 350.000 (daily pass) sampai Rp 850.000 (3-Days Pass).

Text oleh: Prita Kusumaputri

Foto oleh: Melina Anggraini