[REVIEW] WE THE FEST 2016 - DAY 2

Hujan Bukan Lagi Masalah Untuk Menikmati We The Fest Hari Kedua

Parkir Timur Senayan, Jakarta

Dijadwalkan untuk open gate pukul 13:30 WIB sempat tertunda menjadi 14:00 WIB dikarenakan arena venue yang belum kondusif akibat hujan deras kemarin. Antrian panjang sudah terlihat di luar arena We The Fest 2016, banyak concert goers yang hadir lebih awal. Ketika gate pertama dibuka, banyak yang berlarian menuju WTF stage. Namun karena stage tersebut belum siap, mereka harus menunggu kurang lebih 30 menit hingga stage dibuka. Banyak yang berlarian menuju stage utama tersebut, entah mereka tidak sabar untuk menonton Barasuara atau penampil lainnya. 

We The Fest 2016 dibuka dengan penampilan West Jam Nation, salah satu pemenang dari Submit Your Band Showdown. Walaupun mengalami keterlambatan, Barasuara yang dijadwalkan seharusnya tampil pada jam 14:45 WIB tetap semangat ketika naik ke atas panggung. Banyak yang ikut bernyanyi bersama mereka, terlebih banyak juga yang ingin mengetahui kejutan apa yang akan diberikan Barasuara sesuai dengan janji mereka. Ternyata mereka membawakan lagu Samara yang akan menjadi single mereka berikutnya khusus di We The Fest 2016. Tak jemu-jemu Iga Massardi selaku front man Barasuara berterima kasih kepada alam karena cuaca cerah yang mendukung summer festival tersebut. Semua concert goers melebur menjadi satu dengan emosi yang diberikan Barasuara saat memainkan lagu Api dan Lentera. 

Banyak yang tetap berdiri di panggung WTF stage, banyak juga yang perlahan pindah ke stage lain. Kini giliran band Naif mengambil alih WTF Stage. Naif yang memiliki tradisi untuk menanyakan para penontonnya, apa lagu yang harus mereka bawa selanjutnya menambah semaraknya penampilan mereka. Lagu seperti Piknik 72, Jikalau, dan Benci Untuk Mencinta dibawakannya. Walaupun set mereka terpotong, concert goers tetap menikmati penampilan mereka. 

Cuaca kembali tidak bersahabat, sedikit rintik-rintik mulai turun dikala The Marching Halos sedang tampil menghibur concert goers di jalanan sepanjang area We The Fest 2016. Disaat yang bersamaan, Kelompok Penerbang Roket juga sedang menghibur concert goers yang hadir di This is B.A.N.A.N.A.S stage.

Hujan pun akhirnya turun dikala Sheila on 7 naik ke atas panggung. Panitia We The Fest 2016 yang sigap telah membagikan jas hujan melalui para penjaga di barikade depan area panggung WTF stage. Sheila on 7 berhasil membawa para concert goers bernostalgia kembali ke awal tahun 2000-an dengan lagu-lagu mereka seperti Seberapa Pantas, J.A.P, dan Dan.

Salah satu musisi lokal tanah air yang wajib untuk dilihat adalah Kimokal. Duo elektronik asal Jakarta ini berhasil mengumpulkan concert goers untuk menyaksikan penampilan mereka di This is B.A.N.A.N.A.S. stage. Tidak perlu diragukan lagi kualitas penampilan mereka yang layak disandingkan dengan musisi mancanegara. 

Hujan yang terus berlanjut menyebabkan Lightcraft, Sommerhaar, Indische Party, dan Monkey To Millionaire tidak dapat menghibur concert goers. Panggung Another stage resmi di bubarkan dan concert goers hanya diberi dua pilihan panggung utama saja. Secara bersamaan, Breakbot dan Alina Baraz tampil di masing-masing stage tersebut.

Ta-ku yang tampil live bersama Wafia berhasil membawa concert goers yang sedang tergila-gila dengan single nya yang berjudul Meet In The Middle bergoyang bak tak peduli dengan hujan deras. Penampilan musisi asal Australia tersebut benar-benar menghipnotis concert goers yang menyaksikannya.

Keadaan WTF stage semakin ramai, banyak concert goers yang tidak sabar melihat penampilan The Temper Trap. Walaupun sudah pernah beberapa kali ke Indonesia, The Temper Trap yang baru saja mengeluarkan album terbarunya yang bertajuk Thick As Thieves tetap ditunggu oleh para penggemar setianya. The Temper Trap yang membuka penampilan dengan lagu Thick As Thieves disambut meriah oleh concert goers, apalagi ketika Dougy menyapa mereka dengan lancar menggunakan Bahasa. Performa, tata cahaya, hingga tata suara The Temper Trap menjadi juaranya pada malam itu. Mereka pun menutup penampilan mereka dengan lagu Sweet Disposition.

Kini saat nya penampilan yang paling ditunggu akan segera tampil. Banyak concert goers yang berteriak "Matty! Matty Matty!" di jeda pergantian musisi. Ternyata, mereka yang sedari siang tadi menunggu adalah para penggemar dari The 1975. Band asal Manchester yang sudah ditunggu-tunggu ini akhirnya naik ke atas panggung tepat pada pukul 21:35 WIB. Mereka membuka penampilan dengan membawakan lagu Love Me dari album terbaru mereka, I Like It When You Sleep, For You  Are So Beautiful Yet So Unware of It. Hujan sempat berhenti ketika The 1975 tampil. Membawakan sekitar 14 lagu, mereka tampil dengan sangat enerjik. Bahkan, banyak concert goers yang semakin maju ke depan agar dapat menikmati penampilan mereka lebih dekat. 

Penampilan Blonde pun tidak kalah menarik, banyak concert goers yang tidak sabar untuk menunggu penampilan mereka di This is B.A.N.A.N.A.S stage. Namun, banyak juga yang masih tidak beranjak dari WTF stage untuk menyaksikan Mark Ronson. Rintik hujan pun kembali terasa ketika Mark Ronson tampil untuk menutup summer festival We The Fest 2016 ini. 

 

Teks oleh : Clara Egi Krisnari

Foto oleh: Achmad Sonni, Melina Anggraini, dan Sancoyo Purnomo