[REVIEW] STARS LIVE IN JAKARTA

SUARA SERAK TIDAK MENGHALANGI STARS UNTUK TAMPIL MAKSIMAL

Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta

Setelah 15 tahun hijrah di dunia musik, Stars akhirnya menyambangi Jakarta sebagai salah satu destinasi dari tur asia mereka. Stars yang tampil dengan formasi lengkap tersebut dibuka dengan penampilan salah satu band asal Jakarta, Scaller. Band yang ber-genre Alternative Rock ini mampu menghibur para penonton yang hadir sembari menunggu penampilan utama dengan lagu-lagu mereka. Walaupun belum cukup banyak yang familiar akan musiknya, Scaller tetap mampu mencuri perhatian penonton yang hadir. Scaller yang tampil kurang lebih selama 60 menit menutup penampilan mereka dengan single utama nya yang berjudul The Youth, pertanda bahwa sebentar lagi band utama yang sudah ditunggu-tunggu akan segera hadir.

Mengalami sedikit kendala saat soundcheck, Stars yang dijadwalkan untuk tampil pada pukul 09.00 mengalami sedikit keterlambatan. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, teriakan para penonton pun terdengar semakin keras ketika para personil mulai memasuki panggung.  Penampilan Stars pun dibuka dengan lagu Hold On When You get Love And Let Go When You Give dari album The North.

Band yang beranggotakan Torquil Campbell (Vokal), Amy Millan (Vokal), Evan Cranley (Bass), Chris Seligman (Keyboard), dan Patrick McGee (Drum) tersebut tampil dengan memainkan 13 lagu dari album pertama hingga album terbaru mereka yang baru rilis 2014 lalu. Berbeda dengan band indie pada umumnya, Stars tampil secara santai dan talkative. Tidak jarang Amy mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama bahkan melakukan sedikit pembicaraan dari atas panggung. Selang lagu ketiga yaitu One More Night, Torquil meminta maaf kepada para penonton yang hadir karena mendadak suaranya terasa serak. Ia mengungkapkan, perjalanan 26 jam diatas pesawat membuatnya merasa kurang fit. Bahkan, Torquil sempat bersandar di bahu Amy dan bersedih karena tidak dapat tampil semaksimal mungkin.  

Hal tersebut tidak membuat para penonton kecewa, Torquil justru mengajak para penonton yang hadir dalam suasana intimate concert tersebut untuk ikut bernyanyi dan membantunya menyelesaikan konser malam tadi. Penonton pun ikut bernyanyi dan sedikit bergoyang mengikuti alunan musik Stars dengan suasana venue yang cukup lengang dan dingin, membuat suasana lebih terasa santai. Penampilan band asal Kanada ini pun ditutup dengan lagu Calendar Girl, dan semua penonton yang hadir ikut bernyanyi bersama.

 

Teks dan foto oleh : Melina Anggraini