[REVIEW] Owl City Live In Jakarta

ADAM YOUNG YANG TAMPAK JENUH DAN MENJEMUKAN

 

Rolling Stone Café, Jakarta

Musisi yang sudah sering mengunjungi satu Negara atau satu kota bisa dianalogikan seperti layaknya pasangan yang menghabiskan waktunya 24 jam selama satu minggu berdua saja dengan kegiatan yang sama. Rasa jenuh kerap kali menghampiri, namun apabila mereka rajin mengganti aktivitas mereka menjadi sesuatu yang berbeda, bukan tak mungkin hubungan tersebut tak akan membosankan dan lebih seru.

Jakco-57.JPG

Hal yang sama bisa diterapkan pada kehidupan mana saja termasuk di konser Owl City tadi malam. Konser garapan 7Kings Entertainment tersebut ternyata mampu menyerap cukup banyak orang. Bahkan sebelum konser mulai, antrean mengular sudah tercipta di depan pengecekan tiket. Cukup mengherankan, dikali ketiganya ke Jakarta, nama Owl City masih harum di mata penggemarnya.

Namun yang terjadi di atas panggung justru agak kontradiktif dari ekspektasi. Penampilan Adam Young tidak impresif, ia terlihat buru-buru menyelesaikan satu lagu dan terkesan ingin cepat pindah ke lagu lainnya. Seperti dari lagu “Angels”, “Up All Night”, “Dreams and Disasters”, “Speed of Love” yang dibawakan berentetan. Young juga jarang berinteraksi dengan penonton apalagi melempar gimmick. Hanya celetukan ungkapan terima kasihnya karena telah mendapat kesempatan untuk main (lagi) dan mempersembahkan lagu “Beautiful Times” untuk makanan Indonesia kesukaannya, nasi goreng.

Young yang datar juga merembet ke segelintir kepala yang menonton. Sinergi antara penyanyi dan penonton tidak terbentuk sehingga berimbas pada kelesuan penonton. Padahal suasana yang hidup di area kecil akan lebih terasa hangat apabila hubungan penghibur dan yang dihibur terjalin intim.

Selain banyak memilih lagu dari album ‘The Midsummer Station’, grup elektronika ini juga tidak lupa dengan ‘Ocean Eyes’ yang sudah membesarkan nama mereka. Nomor-nomor seperti “Firefies”, “Hello Seattle”, “Meteor Shower”, dan “Cave In” tak luput untuk dimainkan. Membawakan sekitar 20-an lagu, Owl City pamit setelah “Good Times” selesai dibawakan.

Entah apakah ada kejenuhan di kepala Young sehingga ia kesulitan memompa kreativitasnya atau justru sebaliknya, begitu nyaman layaknya main di kota asalnya sehingga semua mengalir begitu saja sampai semua terasa tak terlalu istimewa.

Yang menempel di kepala justru lagu “God’s Gonna Cut You Down” milik Johnny Cash yang diputar 3 menit sebelum pertunjukkan dimulai.

Text oleh: Leonardus Rahadimas W.

Foto oleh: Sancoyo Purnomo