[REVIEW] Djakarta Warehouse Project 2015

Kembalinya Festival Tanpa Kenal Lelah

 

JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Bertempat di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Djakarta Warehouse Project 2015 (Jumat, 11/12/15) resmi digelar.

dwp-7440.JPG

Festival  yang akrab disebut “The Biggest Dance Music Festival in Indonesia” kembali menuai sukses.

Terbagi menjadi 5 stage: Garudha Land, Mad Decent, dan The Darker Side untuk hari pertama dan Garudha Land, Neon Jungle, dan Cosmic Station untuk hari kedua, menjadikan Djakarta Warehouse Project (DWP15) tahun terhitung ini lebih ramai.

dwp-7267.JPG

Memboyong musisi-musisi ternama seperti Jack Ü, Armin Van Buuren, Major Lazor, Axwell Ingrosso, Oliver Heldens, Cashmere Cat, Tiesto, Galantis, dan beberapa lainnya bahkan yang sudah berkali-kali ke Indonesia, Ismaya Live tidak lupa turut mengajak musisi lokal tanah air untuk meramaikan DWP15 seperti: Kronutz yang berkolaborasi bersama NEONOMORA, Jevin Julian,  Bottlesmoker, dan lainnya.

dwp-8295.JPG

Perhatian di hari pertama Djakarta Warehouse Project 2015 sukses dicuri oleh Major Lazer dan Jack Ü.  Penampilan perdana Major Lazer serentak membuat para penikmatnya yang kebanyakan adalah remaja bergoyang mengikuti irama single “Lean On” mereka. Tidak hanya itu, Jack Ü juga turut menjadi highlight pada hari pertama. Meskipun Skrillex tahun lalu sempat meramaikan, tapi penampilannya malam itu benar-benar maksimal, ditambah dengan tata lampu dan suara yang sangat mendukung.

Tidak adanya Calvin Harris dalam line up DWP15 agak disayangkan, namun tidak menghalangi para penikmat musik elektronik untuk bergoyang bersama dengan lantunan lagu-lagu Calvin Harris yang di-remix oleh Jack Ü dan R3HAB.  Seperti “How Deep Is Your Love” dan “I Need Your Love” yang terasa sangat familiar di telinga para penonton.

Hari pertama pun resmi ditutup dengan penampilan Armin Van Buuren di Garudha Land stage. “This Is What It Feels Like” dipilih menjadi lagu andalan Van Buuren untuk menutup keriaan festival yang tak mengenal kata lelah tersebut.

Bak seperti tidak kehabisan tenaga, hari kedua mulai dipadati oleh wajah-wajah familiar para penikmat musik elektronik di hari pertama. Hujan yang sempat membasahi area pun tidak mengganggu ‘khusyuknya’ DWP15.

Rangkaian musisi di panggung utama membuat hari kedua tidak kalah serunya dengan hari pertama. Puncaknya pada penampilan Tiesto yang bukan pertama kalinya di Jakarta, namun tetap membuat para penggemar musik trance bergoyang sambil mengangkat-angkat tangan bahkan sesekali mengepal tangan ke udara.

Kembang api  menjadi babak penutup yang menandakan berakhirnya festival tahunan yang juga disesaki oleh penonton mancanegara yang rela berduyun-duyun masuk Ibukota tersebut.

Belum dipastikan berapa jumlah penggemar musik elektronik yang hadir pada Djakarta Warehouse Project tahun ini namun tim Jakarta Concerts nampaknya dapat menyimpulkan bahwa pengunjung yang hadir lebih beragam dan venue lebih terasa ramai dibanding tahun lalu.


Teks oleh: Melina Anggraini

Foto oleh: Sancoyo Purnomo